Bisnis Angkutan Energi Makin Moncer, Bos PIS Pasang Strategi Ini


Read More

Singapura, CNBC Indonesia – Bisnis pengangkutan energi diproyeksi bakal moncer pada tahun ini. Hal itu terlihat dari pertumbuhan permintaannya yang terus meningkat pasca pandemi. Meskipun, tantangan ekonomi global dan faktor geopolitik dapat menjadi ancaman ke depan. 

“Sektor shipping energy ini kan siklus ya, sangat dipengaruhi sektor global dan perekonomian dunia. Tapi kita melihat pasca pandemi sudah mulai recover bahkan kalau tidak salah sudah melebihi sebelumnya,” ujar Yoki Firnandi, CEO PT Pertamina International Shipping (PIS), kepada CNBC Indonesia.

Ditambah lagi, kebutuhan akan transportasi energi juga semakin meningkat. Terlihat dari permintaan beberapa komoditas energi, seperti gas misalnya yang melonjak tajam. Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan angkutan energi juga mengerek harga kapal yang menandakan bisnis makin menggeliat ke depannya. 

“ini menandakan kebutuhan transportasi energi besar, dan kami punya modal yang kuat untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Kami juga punya advantage sebagai anak usaha perusahaan Pertamina, credit rating kami lebih baik dan itu mencerminkan trust dari pelaku bisnis,” lanjut Yoki.

Apalagi kondisi pasar sekarang dikatakan memiliki masa depan yang cerah. Peluang untuk mengoptimalkan bisnis di kawasan Asia Pasifik masih terbuka lebar, dan itu coba dimanfaatkan oleh PIS dengan melebarkan sayapnya ke pasar international.

Seperti diketahui PIS memperluas kantor PIS Asia Pacific (PIS AP) yang berada di Singapura. Langkah ini dilakukan untuk mewujudkan visi menjadi perusahaan perkapalan dan marine logistik terkemuka di dunia.

Diketahui PIS AP merupakan anak usaha PIS, yang lahir pada 2018 dan menjadi motor utama pendapatan market non captive perusahaan yang terus berkembang setiap tahun. Kantor PIS AP resmi berpindah ke lantai 32, Gedung Millenia Tower untuk memfasilitasi kebutuhan penambahan pekerja yang lebih banyak seiring dengan meningkatkan permintaan pasar untuk bisnis global PIS.

Inaugurasi kantor baru PIS AP ini turut dihadiri Menteri Transportasi Singapura Chee Hong Tat, Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo, Komisaris Utama PIS Mochtar Husein, CEO PIS Yoki Firnandi, dan Direktur Tanker Minyak Mentah dan Minyak Bumi PIS Brilian Perdana. Seremoni pembukaan kantor PIS AP ini juga dihadir puluhan mitra kerja sama kelas dunia, seperti Petco Trading Labuan Company Ltd, PTT Thailand, Vitol, dan lainnya.

Selain inaugurasi, terdapat juga penandatanganan kerja sama dengan beberapa mitra global, di antaranya Memorandum of Collaboration (MoC) antara PTT International Trading Pte Ltd dengan PIS Asia Pacific, Memorandum of Understanding (MoU) antara PIS dan PPT Energy Trading Co., Ltd, dan penandatanganan kerja sama antara PIS dan PIS Asia Pacific.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Top! Laba BUMN di Semester I 2023 Tembus Rp 180 Triliun!

(ayh/ayh)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts