Ditopang Dana Murah (CASA), BCA Himpun Rp 1.102 T Dana Pihak Ketiga


Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) melaporkan dana pihak ketiga (DPK) hingga akhir tahun 2023 mencapai Rp 1.102 triliun, naik 6,0% secara tahunan (yoy). 

Kenaikan dana pihka ketiga tersebut ikut mendorong aset BCA yang tercatat tumbuh 7,1% secara tahunan (yoy) menjadi Rp 1.408 pada posisi akhir Desember 2023.

Secara rinci, pertumbuhan DPK BCA disokong oleh dana murah berupa giro dan tabungan (current account saving account/CASA) yang berkontribusi 80% dari total perolehan DPK Bank BCA.

BCA mengungkapkan pertumbuhan DPK ikut dibantu oleh perbaikan infrastruktur digital serta fisik yang memanjakan para nasabah. BCA melakukan investasi secara berkesinambungan untuk memperkuat ekosistem hybrid banking, dari kanal mobile dan internet banking, point of sales, kantor cabang, ATM, hingga contact center.

Investasi strategis tersebut menurut BCA dilakukan untuk memberikan layanan berkualitas bagi beragam jenis segmen dan kebutuhan nasabah.

Pada tahun 2023, total volume transaksi yang diproses BCA naik 25,1% YoY mencapai 30,1 miliar transaksi.

Kanal mobile banking mencatat kenaikan volume transaksi tertinggi, naik 41,6% YoY. Kemudian, jumlah nasabah mencapai 31 juta per Desember 2023, tumbuh dua kali lipat dalam lima tahun terakhir.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Laba BCA Naik 25,8% Jadi Rp 36,4 T Hingga Q3-2023

(fsd/fsd)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts