Hampir 8 Juta Orang Mudik Pakai Pesawat


Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Perusahaan BUMN, PT Angkasa Pura Indonesia memperkirakan penumpang Angkutan Lebaran 2024 sebesar 7.971.471 selama Lebaran. Angka tersebut naik 10% jika dibandingkan dengan realisasi Lebaran 2023 yang sebanyak 7.228.462 penumpang.

Direktur Utama Angkasa Pura Indonesia Faik Fahmi mengungkapkan, perkiraan jumlah penumpang telah membaik sejak pandemi, bahkan 3% lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi Lebaran 2019 yang sebanyak 7.747.891 penumpang.

“Target penumpang tersebut naik 10% dibandingkan realisasi pada 2023 mencapai 7,22 juta penumpang,” kata Faik kepada wartawan di Jakarta, dikutip Selasa malam (2/4).

Faik mengungkapkan, meskipun trafik tahun ini meningkat dibandingkan Lebaran 2019, namun jumlah pesawat yang dioperasikan pada 2024 lebih sedikit daripada 2019. Tahun 2019 itu ada sekitar 640 pesawat yang dioperasikan, tapi di periode Lebaran ini hanya 420 pesawat.

“Nah ini yang akhirnya bisa menimbulkan isu misalnya harga tiket mahal,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Faik mengungkapkan akan ada penambahan jadwal penerbangan mencapai 2.470 penerbangan ekstra per Selasa, 2 April 2024. “Sampai dengan hari ini, dan ini selalu berubah, ya, ada 2.470 extra flights,” imbuhnya.

Penambahan penerbangan tersebut akan dioperasikan oleh 12 maskapai yang terdiri dari 9 maskapai nasional dan 3 maskapai asing. Penerbangan tambahan dilakukan melalui 14 bandara.

“Jadi, ini adalah upaya dari teman-teman airline untuk bisa mengakomodir tingginya permintaan selama periode Lebaran ini,” pungkasnya.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Erick Thohir: Merger Angkasa Pura 1 & 2 Rampung Februari 2024

(ayh/ayh)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts