Harga Saham Meroket, BEI Pantau Ketat Perdagangan DSSA


Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau dengan ketat pola perdagangan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) karena terjadinya peningkatan harga saham di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).

Mengutip keterbukaan informasi BEI, upaya tersebut dilakukan dalam rangka perlindungan investor pasar modal, khususnya bagi yang menggenggam saham DSSA.

“Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham DSSA tersebut, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” tulis manajemen BEI, Rabu (17/1).

Namun, pengumuman Unusual Market Activity (UMA) tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 5 Januari 2024 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) tentang laporan bulanan aktivitas eksplorasi.

Dengan demikiam, para investor diharapkan untuk, memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya, mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS, dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Mengutip laman RTI, harga per lot saham DSSA sangat mahal yaitu tembus Rp 111.225 per sahamnya. Artinya per lotnya sebesar Rp 11,12 juta. Bahkan harga saham DSSA menjadi saham termahal di perdagangan pasar modal Indonesia.

Selama sepekan terakhir saham DSSA meroket 44,26% dan selama sebulan terakhir naik 38,21%. Adapun kapitalisasi pasarnya sebesar Rp 85,7 triliun.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Baru IPO Harga Merosot ke Rp35, Saham MSIE Dipelototi Bursa

(fsd/fsd)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts