Pendiri SoftBank Ketahuan Ngutang Rp1,43 T Buat Beli Mansion


Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Pendiri SoftBank Masayoshi Son telah menumpuk utang sebesar US$92 miliar atau sebesar Rp1,43 triliun (asumsi kurs Rp 15.500/US$) untuk membeli rumah mewah di Silicon Valley. Sebagaimana diketahui, SoftBank merupakan investor utama sejumlah perusahaan rintisan (stratup) raksasa dunia, termasuk PT GOTO Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan Grab Holdings Limited (Nasdaq: GRAB).

Menurut catatan publik atas pengungkapan oleh entitas yang terdaftar di Delaware, SV Projects LLC, Son menggadaikan rumah tersebut untuk mendapatkan pinjaman ¥10 miliar atau senilai US$92 juta dari bank Jepang Mizuho ke entitas Delaware lain yang disebut SV America Inc. Rincian pinjaman belum pernah dilaporkan sebelumnya.

Melansir Financial Times, Villa tersebut dilaporkan terletak di puncak bukit dan diselimuti pepohonan dan pagar. Mansion itu memiliki lift, arena bowling, dan berdiri tegak empat lantai.

Sebelumnya, Son memanfaatkan lahan seluas sembilan hektar di Woodside, California, untuk mendapatkan uang tunai pada bulan Desember 2019. Aksi ini dilakukan pada saat likuiditas dan performa perusahaannya sedang memburuk karena beban IPO WeWork yang gagal.

Selain itu, Son membeli perkebunan Woodside 11 tahun yang lalu, dengan membayar US$ 117,5 juta. Ini merupakan harga tertinggi untuk pembelian Properti residensial AS kala itu.

Harga yang dibayar Son hampir mencapai enam kali nilai taksiran rumah merujuk data pajak properti tersebut saat itu, menurut dokumen resmi pencatatan publik.

Situs properti Redfin memperkirakan rumah itu bernilai US$ 23 juta. Meski demikian real estat yang berada di wilayah idaman tersebut oleh sejumlah agen ditaksir dapat terjual pada kisaran harga US$ 75 juta hingga US$ 90 juta.

Son juga mulai meminjam secara pribadi dari SoftBank untuk membayar tagihan investasinya dalam dua Vision Fund grupnya di SB North Star. Pada akhir September, utang pribadinya kepada kelompok teknologi mencapai US$ 5 miliar.

[Gambas:Video CNBC]

(fsd/fsd)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts