Starlink Ancam Bisnis Telkom (TLKM)? Ini Penjelasan Stafsus Erick


Read More

Jakarta, CNBC Indonesia – Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga bicara soal perusahaan internet satelit milik Elon Musk, Starlink yang akan memulai penjualannya pada bulan Mei 2023 di Ibu Kota┬áNusantara (IKN).

Arya mengungkapkan, saat ini PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) ternyata sudah menjalin kerja sama dengan Starlink. Bahkan, Telkom sudah memiliki 9 stasiun bumi sebagai gateway akses internet ke satelit Starlink.

“Sekarang ini kita ada kerjasama dengan Starlink ya. Bahkan kita untuk Telkomsel itu untuk di kapal-kapal justru sekarang kita kerjasama dengan Starlink. Jadi ini adalah kolaborasi antara Telkom, Telkomsel,” ujarnya dalam acara CNBC Indonesia, Jumat (19/4).

Arya menjelaskan, kerjasama antara Starlink dan grup Tekom saat ini merupakan skema bisnis.

“Memang betul ada B2C-nya. Tapi kalau dari sisi B2C kan harga Starlink cukup mahal. Jadi kalau untuk konsumen biasa sih itu akan tidak efisien. Pasti pilihannya tetap ke Telkomsel atau ke yang lainnya. Sehingga dampak ke kita sih tidak begitu besar. Karena dia lebih banyak ke B2B,” jelasnya.

Arya menekankan, dengan skema kerjasama B to B tidak akan berpengaruh besar pada persaingan bisnis. “Jadi tidak ada sesuatu yang akan terpengaruh besar lah gitu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Direktur Wholesale & International Service, Telkom, Bogi Witjaksono mengungkapkan bahwa SpaceX sudah masuk ke Indonesia melalui Starlink. Namun, kehadiran Starlink bukan untuk melayani langsung konsumen.

Starlink kini sudah digunakan untuk akses internet melalui operator seluler dan penyedia layanan internet yang ada di Indonesia.

“SpaceX sudah masuk, tidak layanan ke pelanggan. Ke kami, para operator, ke ISP-ISP,” katanya di sela acara BATIC 2023.

Bogi mengatakan bahwa Telkom sudah punya stasiun bumi untuk gerbang akses internet Starlink yang tersebar di 9 titik di penjuru Indonesia.

Dia menjelaskan bahwa perangkat Starlink menyediakan akses internet cepat ke perusahaan penyedia jaringan internet lokal, yang kemudian disediakan ke penduduk Indonesia.

“Kami sudah membangun 9 gateway, gateway yang sudah ada di Indonesia, sudah di Telkomsel,” kata Bogi.

[Gambas:Video CNBC]



Artikel Selanjutnya


Erick Mau Konsolidasi Data Center Telkom, Ini Alasannya

(mkh/mkh)


Sumber: www.cnbcindonesia.com

Related posts